Hari Raya Santa Perawan Maria Diangkat Ke Surga

TAHUN LITURGI: MINGGUAN B DAN HARIAN II
Tahun XLIII. No: 113
HARI RAYA SANTA PERAWAN MARIA DIANGKAT KE SURGA – Sabtu-Minggu, 11-12 Agustus 2018

Dalam Injil Lukas hari ini kita mendengar ungkapan kegembiraan luarbiasa yang dialami oleh Maria dan Elisabeth. Kedua wanita itu berbagi rasa iman, harapan dan kebahagiaan. Elisabet perempuan tua, yang bersuami tetapi mandul, dan Maria perempuan muda yang bertunangan namun mengandung. Di sini tampaklah, bahwa Allah mampu membangkit hidup dari kandungan yang mandul, tetapi juga membangkitkan orang dari makam orang mati!- Demikianlah Maria adalah suatu model bagi kita semua, dan kenaikannya ke surga mengingatkan dan meneguhkan keyakinan dan harapan kita! Apa yang dialami Perawan dari Nasaret itu pada akhir perjalanan hidupnya juga akan dapat kita alami! Namun ada syaratnya! Yakni sejauh kita pun mau dan bersedia tetap taat dan setia seperti Maria!
Allah menjadi manusia dalam diri Yesus di dalam kandungan Maria. Melalui kemurnian hati Maria sebagai manusia tak bercela inilah, dan dalam diri Yesus, terjadilah pertemuan, terciptalah kesatuan antara keilahian / keallahan dan kemanusian (divinitas dan humanitas). Dalam pribadi Maria itulah Allah kita memiliki suatu teladan, di mana Allah hadir dalam diri-Nya sebagai manusia, seperti kita. Maria yang diangkat ke surga terpilih untuk memiliki tempat kemuliaan di surga! Di hadapan Allah!
Yakinlah, bahwa Maria selalu ikut mengikuti jalan hidup kita, seperti dahulu dilakukannya mengikuti jalan hidup Yesus. Maria bersama dengan Yesus puteranya akan selalu menunjukkan jalan hidup kita yang menuju ke tanah air abadi penuh kebahagiaan.

Comments are closed.